Info Sekolah
Minggu, 30 Nov 2025
  • Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 Gelombang ke-2 telah DIBUKA!!!. Daftar segera, kuota terbatas untuk 36 siswa. Pendaftaran ditutup jika kuota terpenuhi.
  • Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 Gelombang ke-2 telah DIBUKA!!!. Daftar segera, kuota terbatas untuk 36 siswa. Pendaftaran ditutup jika kuota terpenuhi.
22 Oktober 2025

Hari Santri 2025: MAN 1 Lampung Timur Kobarkan Semangat Berjuang dan Berakhlak Mulia

Rab, 22 Oktober 2025 Dibaca 10x Blog

Lampung Timur, 22 Oktober 2025 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Timur menyelenggarakan upacara peringatan Hari Santri Nasional yang berlangsung khidmat di halaman madrasah pada Rabu, 22 Oktober 2025. Upacara diikuti oleh seluruh dewan guru, staf, dan peserta didik dengan penuh semangat dan nuansa kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bapak Ahmad Sanusi, S.Ag. bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang makna Hari Santri bagi generasi muda, khususnya para pelajar.

“Sebagai pelajar dan generasi muda, kita harus meneladani semangat para santri: semangat berjuang, belajar, berakhlak, dan mencintai tanah air. Santri bukan hanya mereka yang belajar di pesantren, tetapi siapa pun yang menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman hidup dan memiliki semangat keilmuan,” ujar Bapak Ahmad Sanusi dalam sambutannya.

Upacara berlangsung tertib dengan rangkaian kegiatan seperti pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, dan doa bersama untuk para pahlawan serta ulama yang telah berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan dan pendidikan Islam di Indonesia.

Peringatan Hari Santri di MAN 1 Lampung Timur ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat belajar, serta penguatan karakter religius di kalangan siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah semakin memahami peran santri dalam sejarah bangsa dan mampu meneruskan perjuangan mereka dalam konteks masa kini.

(Humas MAN 1 Lampung Timur)

Apakah kamu ingin saya bantu ubah gaya penulisannya jadi lebih jurnalistik (seperti berita media online) atau lebih resmi (untuk dipajang di situs sekolah)?

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar